Arsip untuk Tidak terkategori

SATU DALAM KEBERAGAMAN

Adalah merupakan realita kehidupan bangsa Indonesia yang telah dianugrahkan oleh Allah sebagai bangsa yang memiliki perbedaan dalam segala hal baik suku, ras, agama, golongan, bahasa, adat-istiadat dan sebaginya. Oleh karena itu setiap warganegara dituntut agar dapat menerima segala perbedaan tersebut tanpa merasa asing di tengah-tengah perbedaan tersebut. Allah telah berfirman dalam Qs.Alhujurat 13

“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal”.

Komentar bertahan »

Bila kita belum menemukan aktifitas yang sesuai dengan bakat kita lahir& batin , bakatilah apapun aktifitasmu sekarang dengan rasasenang dan penuh keiklasan , Maka kita akan tampil secemerlang yang berbakat . karena betapa banyak contoh , Allah hebatkan hambanya

Komentar bertahan »

empat hal yang kita harus tahu

Ketahuilah, bahwa kita wajib mempelajari Empat hal sbb:

Pertama          : Ilmu

Yaitu mengenal Allah, mengenal Nabinya, dan memahami agama Islam; karena tidak boleh beribadah kepada Allah tanpa dasar ilmu. Siapa saja melakukan hal demikian, maka akan terjerumus dalam kesesatan,dan menyerupai orang-orang Nasrani dalam perbuatanya itu.

Kedua             : Amal

            Siapa berilmu namun tidak mengamalkannya maka ia telah menyerupai orang-orang Yahudi. Mereka berilmu, namun tidak mau mengamalkannya. Mereka beanggapan bahwa ia akan dimaafkan dihadapanNya karena kebodohannya. Mereka tidak tahu bahwa yang memiliki kesempatan uutuk belajar namun tidak melakukanya maka telah tegak hujjah terhadap dirinya. Peristiwa ini pernah ditimpakan kepada kaum Nuh, karena sikap mereka seperti tersebut pada surat Nuh ayat ke 7

yang artinya:

7. dan Sesungguhnya Setiap kali aku menyeru mereka (kepada iman) agar Engkau mengampuni mereka, mereka memasukkan anak jari mereka ke dalam telinganya dan menutupkan bajunya (kemukanya) dan mereka tetap (mengingkari) dan menyombongkan diri dengan sangat.

Ketiga             : Dakwah kepadanya

Dakwah dan Ta’lim (pengajaran) merupakan fardhu kifayah. Kaum Bani Israil dilaknat karena tidak saling mengingatkan perbuatan atau tindakan kemungkaran.

Al-Maidah 79

yang artinya:

79. mereka satu sama lain selalu tidak melarang tindakan Munkar yang mereka perbuat. Sesungguhnya Amat buruklah apa yang selalu mereka perbuat itu.

Keempat         : Sabar atas penderitaan dalam menuntut ilmu, mengamalkan, dan mendakwahkannya

Komentar bertahan »

ingat petunjuk Allah disekitar kita

  1. Al-quran diturunkan untuk memberi petunjuk bahwa:
    1. Yang berhak disembah hanyalah Allah SWT
    2. Agama yang bersih (dari syirik) hanyalah milik Allah (Al Islam)
    3. Tidak diterima orang yang menyembah Allah tetapi mengambil wasilah untuk mendekatkanNya.
  2. Allah itu Maha Esa, Maha Suci dan yang menciptakan langit dan bumi, bulan dan matahari, agar terjadi perubahan waktu siang dan malam, semua tunduk kepada ketentuan Allah.
  3. Manusia dicipta bermula dari seorang diri kemudian dikembang biakkan melalui perut ibunya dalam tiga kegelapan (dalam perut, dalam rahim dan dalam selaput pembungkus).
  4. Agar manusia bersyukur kepada Allah, dan dilarang mengingkariNya. Allah tidak butuh iman dari manusia tetapi juga tidak ridho jika diingkari. Setiap manusia tidak akan memikul dosa orang lain dan masing-masing akan mendapatkan balasan dari amal usahanya.
  5. Kebiasaan manusia ingat dan mohon pertolongan kepada Allah bila sedang ditimpa musibah. Tetapi jika musibah sudah berlalu mereka lupa pada Allah, seolah-olah tidak pernah butuh pertolongan kepadaNya. Bagi orang kafir dipersilahkan bersenang sementara waktu (didunia) dan diakhirat mereka sebagai penghuni neraka.
  6. Orang beriman, biasa berdiri dan sujud menyembah Allah diwaktu malam, karena takut adzabNya di akhirat dan mengharap rahmatNya. Yang demikian hanyalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari Al-quran dengan cara berpikir secara mendalam.

Komentar (1) »

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.