Lha Kok Pada Gade in Aqidah ama BATU…

ada2 aja...

ada2 aja...


ponari sweat

ponari sweat


ahh….gerah rasanya ane ama manusia2 di indonesia ini.Katanya mayoritas muslim terbesar di duniaaaa…..???islam banget man….tapi kq aqidahnya belang betong gitu.wadaw bisa gila gua mikirnya…kudu di gimana in ya mereka2 itu??aqidah man aqidah masak mau di tuker ama batu kali gitu…syirik lu2 pade…musyrik berabe ntar.huahaahaa

akkhhh..terserah ente semua lah,toh bukan gua ini yg nanggung dosanya…gua cuma ngasih saran n ngingetin doank titik.Udah tinggalkan aja yg mcem2 tuh.
Ni gua nukilkan dari webnya (http://www.muslimdaily.net/2009/02/05/Jebakan+Syirik+Pengobatan+Ponari.html).Hal ini sangat membahayakan aqidah umat Islam bila tidak berhati-hati karena bisa terjebak dalam kesyirikan atau penyekutuan terhadap Allah SWT.

“Saya imbau masyarakat berhati-hati. Sebab kemurnian akidah Islam bisa hilang karena percaya pada batu,” kata Ketua PD Muhammadiyah Jombang, dr Rahmat Hadi Santoso di kantornya, Kamis (5/2).

Menurut tokoh agama yang juga seorang dokter ini, penyembuhan yang dilakukan Ponari, tidak bisa dipertanggungjawabkan secara medis.

Pandangan serupa juga disampaikan Ketua Tanfidziyah NU Jombang, KH Ishrofil Amar. Saat ditemui di Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (Unipdu), Ustadz Ishrofil menyatakan kekhawatiran terhadap kemurnian akidah Islam, saat warga berobat ke Ponari.

“Allah berhak memberi obat lewat apa dan siapa saja. Tapi jangan sampai percaya, jika batu itu yang menyembuhkan. Sebab bisa syirik,” kata Ustadz Ishrofil yang juga berprofesi sebagai pengasuh pesantren dan dosen Unipdu Jombang.

Coba Artikan????

A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive

They came with their tanks and their planesWith ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Women and children alike
Murdered and massacred night after night
While the so-called leaders of countries afar
Debated on who’s wrong or right

But their powerless words were in vain
And the bombs fell down like acid rain
But through the tears and the blood and the pain
You can still hear that voice through the smoky haze

We will not go down
In the night, without a fight
You can burn up our mosques and our homes and our schools
But our spirit will never die
We will not go down
In Gaza tonight

Coba kita pahami artinya??? Ketika saudara-saudar kita dibantai oleh orang yahudi dengan menggunakan tank, pesawat dll. Yang membunuh anak-anak dan wanita, yang membakar masjid, sekolah, rumah penduduk. Semoga orang yahudi dilaknati Allah.Allahu Akbar !!!!

Orang Israel biadab

“MEREKA BERTERIAK, NAMUN KITA MASIH DUDUK DIAM DAN BERCANDA. DIMANA IMANMU WAHAI SINGA-SINGA TAUHID!!!DIMANA LETAK KEMULIANMU WAHAI PARA LELAKI!!! SAUDARA KITA DI GAZAH MENUNGGU KITA.”

ALLAHU AKBAR WALILLAHIL HAMDU

Jangan sampai kita megikuti perayaan tahun baru yang hanya bersenang-senang saja namun melupakan saudara kita yang ada di Gaza. Perlu tankdipertanyakan keimanan seseorang yang mana saudara sedang menderita namun ia malah bersenang-senang. Wahai sahabat-sahabatku semua, sungguh sakit hati ini ketika melihat di internet ataupun di surat kabar, anak kecil, orang tua menjadi korban dari kebiadaban orang kafir Israel(Semoga Allah melaknati mereka) dan negara pendukung Israel seperti Amerika (Semoga Allah menimpakan Azab yang pedih kepada orang kafir). Mudah-mudahan kita bisa membela ataupun membantu saudara kita di Palestina meskipun dengan mendo’akan mereka, terlebih lagi kita bisa berangkat berjihad melawan orang kafir. Allahu Akbar

Mabit Akhir Tahun

ramadan009-102412

Sahabat-sahabat, Kegiatan da’wah di kampus Politama banyak sekali penurunan. Kita lihat UKM-UKM lain yang notabene diluar da’wah Islam mampu mengadakan yang rutin (Terutama hari Sabtu), namun bagaimana dengan kita???? Kita mengadakan kegiatan yang Insya Allah bermanfaat dan mendapat pahala namun hanya diikuti hanya segelintir orang saja, sebenarnya itu hal yang harus kita evaluasi lagi.

Karena sudah kekharusan kita untuk menda’wahkan Islam dan sudah kesepakatan dari anggota untuk mengadakan kegiatan di Akhir Tahun 2008, maka pada tanggatl 31 Desember 2008-1Januari 2009 dari LDK akan mengadakan Mabit yang Insya Allah bertema “Sahabat kita mencerminkan diri kita”. Dengan infaq sebesar Rp. 10.00 semoga bisa menjadi celengan bagi kita di kehidupan kelak

Tetap semangat sahabat-sahabatku
Meskipun yang mendaftar ke UKM kita sedikit
Namun, Apa yang kita usahakan untuk Islam takkan sia-sia
Allah pasti membalas kerja kita

Pekikkan takbir Allohu akbar kibarkan panji kalimat Alloh satu tertinggi
Gemakan adzan gaungkan kesucian melangkah rambah hidup keseharian

Wahai pemuda Islam jalanmu penuh rintangan laut jiwa mu dalam tak berhingga
Jadilah perkasa terpercaya dan mandiri mawas diri rela berkorban utama

Bagai prajurit badar penuh tawakal  yakini tiada penolong selain Allah
Melaju bak air bah nan tak terhalang menghantar luluh lantakkan kemusrikan
Tiadalah jumlah kejutkan semangat diri asahlah satria rindukan kesyahidan
Tebar pandang mendunia tataplah saudaramu menanti di sana
Dunia islam menantikan dirimu tuk berbuat sejauh langkah kau mampu

Jadilah perkasa terpercaya dan mandiri mawas diri rela berkorban utama

Menyatulah dalam rasa suka duka berdiri hati seiya nan sekata
Kemengan Islam jua kemenanganmu kekalahannya jadi kedukaanmu
Tertumpah darah air mata ke bumi jadikan penyubur tekadmu di hati
Tepis rasa tiada daya wujudkan asa tuk saudaramu di sana
Dunia Islam rindu akan baktimu menyatu hati terbina dan terpadu

Allohu Akbar

Wahai pemuda Islam jalanmu penuh rintangan laut jiwa mu dalam tak berhingga
Wahai pemuda Islam jalanmu penuh rintangan laut jiwa mu dalam tak berhingga
Jadilah perkasa terpercaya dan mandiri mawas diri rela berkorban utama
Jadilah perkasa terpercaya dan mandiri mawas diri rela berkorban utama
mawas diri rela berkorban utama
Allohu akbar