ni dapet tulisan dari tetangga sebelah kawan…x aja bisa buat evaluasi buat semua…trnyata sjak qt kcil doeloe..ajaran2 yg mnyesatkan dari musuh Allah dah merasuk ke relung hati yg paling dalem yahh…duhhh sakitnya…skg kan udah pd GD tuh..udah pd pinter ngaji…ta’lim tiap senin pagi n malem, ada liqo jga…wah hebat2..mustinya tahu mana yg kdu diambil n mana yg kdu di buang…perhatikan baik2 lagu dibawah ini…:
….tapi aneh, si muslim yang pada waktu sholat subuh (tapi kebanyakan orang sekarang pada nggak sholat, tapi masih pingin disebut muslim) setengah lima pagi masih mengucapkan “inna shalati wanusuki wamahyaya wamamati lillahi rabbil ‘alamin“. Jam tujuh pagi, padamu negri kami berjanji, padamu negri kami berbakti, padamu negri kami mengabdi, bagimu negri jiwa raga kami.
Coba bayangkan saudara-saudara sekalian. Itu disekolah Al Irsyad juga diajarkan, di Muhamadiyah juga. Nada lagunya jelas lagu gerejani, wong yang ngarang itu komponis kristen murni. Kemudian syairnya musyrik asli. Saudara-saudara sekalian, coba yang musyrik yang bagaimana lagi kalau bukan yang begitu?
Kalau Muslim jelas:
PadaMu Alloh kami berjanji
Padamu Alloh kami berbakti
PadaMu Alloh kami mengabdi
BagiMu Alloh jiwa raga kami
(Ustad Abdullah Sungkar)